Tugas-pkn-Ramadhan-Wildan-27

Nama : Ramadhan Wildan Adi Saputra
Kelas  : X TITL 1
Absen : 27
● Tugas pertama

       Rangkuman bab 7

       Bab 7 BUDAYA POLITIK di INDONESIA

A. Pengertian dan Komponen Budaya Politik
1. Pengertian Budaya Politik
     Secara harfiah,kata budaya berasal dari bahasa Sanskerta,yaitu budhayah atau bentuk jamak dari budhi yg berarti akal.Sementara itu,kata politik berasal dari bahasa Yunani yaitu polis yg berarti negara atau kota.
Pada dasarnya,definisi budaya politik sudah banyak dikemukakan oleh para ahli.
a. B.N.MARBUN(2005) Budaya politik adalah pandangan politik yg memengaruhi sikap,orientasi,dan pilihan politik seseorang.
b. Austin Ranney mengartikan budaya politik sebagai seperangkat pandangan tentang politik dan pemerintahan yg dipegang secara bersama sama atau sebuah pola orientasi terhadap objek objek politik.

2. Komponen Budaya Politik
a. Orientasi Warga Negara terhadap Sistem Politik
 Almond dan Verba(1990) mengklasifikasikan komponen budaya politik kedalam tiga bentuk orientasi
  1). Orientasi yg bersifat kognitif
  2)  Orientasi yg bersifat afektif
  3) Orientasi yg bersifat evaluatif
b. Objek Politik
   Objek politik dalam konteks ini adalah hal yg dijadikan sasaran orientasi warga negara.Terdapat tiga jenis objek politik yg berkembang,yaitu objek politik umum,objek politik input,dan objek politik output.

B. Tipe tipe Budaya Politik
1. Tipe budaya politik yg berkembang dalam Masyarakat
a.Budaya Politik Parokial
Merupakan budaya politik saat partisipasi warga masyarakat dalam politik masih sangat rendah atau tidak memiliki perhatian sama sekali terhadap politik.Ciri ciri budaya politik parokial yaitu
1.Rendahnya dukungan kepada pemerintah
2. Adanya kedekatan warga negara dengan suku suku,daerah,agama atau kelompok etnisnya sendiri
3.Memandang keberhasilan dengan pesimistis sehingga dukungan terhadap pemerintah rendah
b. Budaya Politik Subjek
adalah budaya politik yg terjadi ketika warga negara telah memiliki pengetahuan mengenai pemerintah serta kebijakannya namun belum memiliki orientasi untuk terlibat atau berpartisipasi secara aktif dalam proses politik.Ciri ciri budaya politik subjek yaitu
1.Ada dukungan yg tinggi kepada pemerintah
2.Terdapat lebih banyak kepercayaan terhadap grup grup lain dalam masyarakat
3.Warga tetap tidak melibat diri mereka sendiri sebagai peserta aktif yg akan memengaruhi politik.
c. Budaya Politik Partisipan
  Merupakan budaya politik saat warga negara telah memiliki orientasi terhadap ketiga objek politik.Ciri ciri budaya politik partisipan yaitu
1.Serupa dengan budaya politik subjek dalam hal pengakuan dan penerimaan legitimasi pemerintah
2.Kebanyakan orang dalam masyarakat menerima aturan yg sama untuk mendapatkan dan memindahkan kekuasaan                                                            3.Warga memiliki keyakinan yg sangat tinggi bahwa tindakam mereka berpengaruh dalam kebijakan politik
2. Model Kebudayaan Politik
Mochtar Masoed dan Colin MacAndrews mengemukakan tiga model kebudayaan politik yaitu
a. Masyarakat Demokratis Industrial 
b. Masyarakat dengan Sistem Politik Otoriter
c. Masyarakat Demokratis Praindustrial

C. Budaya Politik Indonesia
     Ciri Dominan Budaya Politik Indonesia
Afan Gaffar berpendapat bahwa budaya politik Indonesia memiliki tiga ciri dominan antara lain
a. Adanya hierarki yg kuat/ketat
b.Adanya kecenderungan patronase(perlindungan)
c.Adanya kecenderungan neo-patrimonialistik 

D. Sosialiasi Politik dalam Pengembangan Budaya Politik
1. Pengertian Sosialisasi Politik
       Sosialisasi politik pada hakikatnya adalah suatu proses untuk memasyarakatkan nilai nilai atau budaya politik ke dalam suatu masyarakat.
2. Pembagian Sosialisasi Politik
    Ramlan Surbakti(2010) membagi sosialisasi politik dalam dua bagian berdasarkan metode penyampaian pesan yaitu
 a. Pendidikan Politik
    Merupakan proses dialogis antara pemberi dan penerima pesan.Melalui proses ini,para anggota masyarakat mengenal dan mempelajari nilai nilai,norma norma,simbol simbol politik negaranya dari berbagai pihak dalam sistem.
b. Indoktrinasi Politik
   Merupakan proses sepihak ketika penguasa memobilisasi dan memanipulasi warga masyarkat untuk menexrima nilai,norma,dan sumbol yg dianggap penguasa sebagai ideal dan baik.
3. Lembaga,Sarana atau Agen Sosialisasi Politik
a. Keluarga
Keluarga merupakan lembaga pertama yang dijumpai oleh individu. Keluarga
juga merupakan sarana bagi sosialisasi politik yang sangat strategis terutama untuk pembentukan kepribadian dasar serta sikap-sikap sosial anak yang nanti berpengaruh untuk orientasi politik. 
b. Sekolah
Proses pendidikan  politik  sejak dari bangku sekolah merupakan usaha
pemerintah  memperkenalkan  politik  kepada  masyarakat  sejak dini.
Sekolah berperan penting dalam sosialisasi  politik. Sekolah memberi pengetahuan
kepada para siswa tentang dunia  politik  dan  peranan  mereka di dalamnya.
Sekolah juga memberikan pandangan yang lebih konkrit tentang lembaga-lembaga
politik dan hubungan-hubungan politik. 
c. Kelompok Pergaulan
Kelompok pergaulan mampu menjadi sarana sosialisasi  politik  yang efektif
setelah anak keluar ùpergaulan,
seseorang akan melakukan tindakan tertentu karena teman-temannya di dalam
kelompoknya melakukan tindakan tersebut.
d. Tempat Bekerja
Organisasi-organisasi formal atau informal yang dibentuk atas dasar pekerjaan
juga dapat memainkan  peran  sebagai agen sosialisasi  politik. Organisasi-organisasi
tersebut dapat berbentuk serikat kerja atau serikat buruh. Dengan menjadi anggota
dan aktif dalam organisasi tersebut mereka mendapat sosialisasi  politik  yang
efektif.
e. Media Massa
Media massa  bagi  masyarakat  modern memberikan informasi-informasi
politik yang cepat dan dalam jangkauan yang luas. Media  massa juga merupakan sarana  ampuh untuk membentuk sikap-sikap dan keyakinan-keyakinan politik. Melalui media massa, ideologi negara dapat
ditanamkan kepada  masyarakat, dan melalui  media massa  pula  politik  negara
dapat diketahui oleh masyarakat luas.
Menjawab pertanyaan :
1.Sebutkan 3 lembaga sosialisasi politik dan jelaskan !
Jawab:
a.keluarga > Keluarga merupakan lembaga pertama yang dijumpai oleh individu. Keluarga
juga merupakan sarana bagi sosialisasi  politik  yang sangat  strategis  terutama untuk pembentukan kepribadian dasar serta sikap-sikap sosial anak yang nanti berpengaruh untuk orientasi politik. 
b.sekolah > sekolah merupakan usaha pemerintah memperkenalkan politik kepada masyarakat sejak dini. Sekolah berperan penting dalam sosialisasi  politik diantaranya memberi pengetahuan
kepada para siswa tentang dunia  politik  dan  peranan  mereka di dalamnya
serta juga dapat memberikan pandangan yang lebih konkrit tentang lembaga-lembaga
politik dan hubungan-hubungan politik. 
c.kelompok pergaulan > Kelompok pergaulan mampu menjadi sarana sosialisasi  politik  yang efektif
setelah anak keluar dari lingkungan keluarga. Dalam kelompok pergaulan,
seseorang akan melakukan tindakan tertentu karena teman-temannya di dalam
kelompoknya melakukan tindakan tersebut.

● Tugas kedua

                            Poster sosial budaya




● Tugas ketiga
       
Atas pandemi covid 19 ini menjadi suatu ancaman bagi kesehatan. Ekonomi kestabilan nasional dll.

A. Menurut anda sebenarnya ancaman yang paling berpengaruh atas terjadinya musibah pandemi covid 19 ini itu apa saja?
B. Dan berdampak apa saja dikehidupan:
1. pribadi anda,
2. keluarga,
3. masyarakat
C. Serta apa yang seharusnya kalian lakukan agar bisa meminimalisir pandemi ini?
D. Dan apakah kesadaran diri begitu sangat penting untuk menangani ancaman pandemi covid 19 ini yang sudah menyebar keseluruh dunia.
E. Dan apakah dampak dari ketidak sadaran manusia?

Jawaban:


A. Ancaman :

1) Pemberlakuan lockdown di kota besar
   Dengan pemberlakuan lockdown di kota besar,dapat mengakibatkan para pekerja di kota besar pada pulang kampung karena mereka tidak memiliki penghasilan di kota besar. Hal ini dapat mempercepat penyebaran virus covid 19 jika mereka tidak melakukan karangtina diri selama 14 hari.
2) Munculnya berita hoax
     Dengan munculnya berita hoax tentang virud covid 19 dapat membuat masyarakat semakin gelisah
3) Larangan untuk berkumpul secara massal
          Ini dapat menjadi ancaman bagi kita karena kita tidak bisa melakukan kegiatan secara massal diluar rumah,seperti kita tidak bisa bekerja seperti biasanya,tidak bisa sekolah seperti biasanya,tidak bisa bermain dengan kawan/saudara,dll.
B. Dampak bagi :
1. Dampak bagi pribadi saya sendiri dari ancaman wabah covid 19 antara lain yaitu saya tidak bisa keluar rumah bahkan sekolah, tidak bisa melakukan aktivitas di luar rumah seperti biasanya.
2. Dampak bagi keluarga jika salah satu anggota keluarga tersebut tertular virus covid 19 maka hubungan didalam keluarga tersebut bisa berkurang mungkin juga bisa hilang karena takut menularkan anggota yang lainya.
3. Dampak di masyarakat ialah kegiatan kemasyaralatan yang di adakan secara massal di tiadakan. Dari hal tersebut dapat mengurangi hubungan sosial di masyarakat.
C. Hal yang dapat dilakukan untuk meminimalisir pandemi covid 19 adalah sebagai berikut :
1. Berjemur pada pukul 10.00 pagi dengan batas minimal waktu 15 menit
2. Olahraga secara rutin agar badan tetap bugar dan sehat,seperti jogging,bersepeda,jalan santai,dll.
3. Perbanyak minum air putih
4. Perbanyak mengkonsumsi buah dan sayur
5. Serta sering mencuci tangan dengan sabun dengan batas minimal 5 kali dalam sehari
D. 
1) Kita harus menjaga kebersihan lingkungan agar      tetap bersih,
2) Rajin mencuci tangan dengan sabun baik saat mau makan/setelah makan,setelah bepergian ataupun setelah memegang benda agar terhindar dari kuman,
3) Rajin berolahraga agar badan tetap bugar dan sehat.
E. Dampak dari ketidaksadaran manusia adalah penyebaran virus covid 19 akan semakin cepat menyebar.

• Tugas keempat


 Soal


1. Jelaskan pengertian wawasan nusantara !

2. Sebutkan dan jelaskan asas" dalam konsep wawa-        san nusantara!
3. Tuliskan dan jelaskan unsur" dalam konsep wawa-      san nusantara!
4. Tuliskan fungsi dari wawasan nusantara!
5. Bagaimana latar belakang terbentuknya wawasan nusantara dalam konteks NKRI? Dan apa yang terjadi jika Indonesia tidak memiliki konsep wawasan nusantara?
 Jawaban:
1. Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa indonesia mengenai diri dan bentuk geografisnya menurut Pancasila dan UUD 1945 dalam mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai kebhinekaan untuk mencapai tujuan nasional.
2. 1) Asas Kepentingan Bersama ⇒ asas ini digunakan ketika bangsa Indonesia menghadapi penjajah untuk merebut kemerdekaan. Setelah kemerdekaan Indonesia, asas ini dijadikan asas untuk membangun dan mengisi kemerdekaan guna mewujudkan tujuan nasional seperti yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945.
2) Asas Keadilan
⇒ asas ini merupakan cerminan dari tata pergaulan dengan tidak merugikan para pihak dan tidak mengutamakan kepentingan pribadi atas kepentingan golongan/umum.
3) Asas Kejujuran
⇒ asas yang mencerminkan semua perbuatan sesuai dengan kenyataan dan hukum yang berlaku.
4) Asas Solidaritas
⇒ asas ini merupakan asas saling memahami dan saling menghargai antar sesama dengan tidak membedakan suku, ras, agama, golongan, dsb.
5) Asas Kerja Sama
⇒ menerapkan kebersamaan, gotong royong, dan saling membantu.
6) Asas Kesetiaan
⇒ setia terhadap kesepakatan bersama.
3. 1) Wadah (Contour)
  Wadah kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara meliputi seluruh wilayah Indonesia yang memiliki sifat serba nusantara dengan kekayaan alam dan penduduk serta aneka ragam budaya. Bangsa Indonesia memiliki organisasi kenegaraan yang merupakan wadah berbagai kegiatan kenegaraan dalam wujud supra struktur politik dan wadah dalam kehidupan bermasyarakat adalah berbagai kelembagaan dalam wujud infra struktur politik.
2. Isi (Content)
   Adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional yang terdapat dalam Pembukaan UUD 1945. Untuk mencapai aspirasi yang berkembang di masyarakat maupun cita-cita dan tujuan nasional seperti tersebut di atas bangsa Indonesia harus mampu menciptakan persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan dalam kehidupan nasional yang berupa politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam. Isi menyangkut dua hal, pertama realisasi aspirasi bangsa sebagai kesepakatan bersama dan perwujudannya, pencapaian cita-cita dan tujuan nasional persatuan, kedua persatuan dan kesatuan dalam kebinekaan yang meliputi semua aspek kehidupan nasional.
3. Tata laku (Conduct)
    Hasil interaksi antara wadah dan isi wasantara yang terdiri dari :

– Tata laku batiniah yaitu mencerminkan jiwa, semangat dan mentalitas yang balk dari bangsa Indonesia.

–    Tata laku Iahiriah yaitu tercermin dalam tindakan, perbuatan dan perilaku dari bangsa Indonesia.

   Kedua tata laku tersebut mencerminkan identitas jati diri/kepribadian bangsa berdasarkan kekeluargaan dan kebersamaan yang memiliki rasa bangga dan cinta terhadap bangsa dan tanah air sehingga menimbulkan rasa nasionalisme yang tinggi dalam semua aspek kehidupan nasional.

4. Fungsi wawasan nusantara adalah sebagai suatu pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan, dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
5. #Latar belakangnya antara lain sebagai berikut :
1. Aspek Falsafah Pancasila
  Pancasila merupakan dasar negara indonesia, didalamnya terdapat nilai – nilai yang menjadi acuan dari wawasan nusantara, diantaranya adalah:
  • Hak asasi manusia, contohnya kebebasan masyarakat dalam memeluk dan menjalankan agama sesui kepercayaan yang dianut.
  • Mementingkan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi.


  • Melakukan musyawarah terlebih dahulu dalam mengambil suatu keputusan untuk mencapai mufakat.
 2. Aspek Kewilayahan Nusantara
    Aspek kewilayahan meliputi letak geografis indonesia yang merupakan aspek kewilayahan  yang sangat erat kaitannya mengenai kekayaan akan sumber daya alam, suku bangsa. Dan keragaman budaya di indonesia.
3. Aspek Sosial Budaya
   Indonesia adalah suatu negara yang mempunyai ciri khas yang tidak dimiliki oleh negara lain yaitu mempunyai ratusan suku bangsa dengan ragam budaya, bahasa, adat, dan agama yang berbeda-beda.
    Kebhinekaan ini mempunyai potensi timbulnya konflik dalam interaksi masyarakat.
4. Aspek Sejarah Indonesia
  Awal mula terbentuknya negara kesatuan republik indonesia ini telah melalui proses dan tahapan yang sangat panjang dan cukup pahit.
    Tentunya, sebagai rakyat indonesia yang telah merdeka, maka tidak ingin pengalaman sejarah tersebut terulang kembali dan mengakibatkan perpecahan.
    Dengan begitu, kemerdekaan yang telah di miliki saat ini harus di jaga dan dipertahankan dan setiap masyarakat perperan penting dalam menjaga keutuhan wilayah.

#Yang terjadi jika Indonesia tidak memiliki konsep wawasan nusantara adalah Terjadinya disintegrasi. Mengapa karena integrasi dan wawasan nusantara saling berkaitan,yg fungsinya sama-sama ingin memperkuat wilayah NKRI.

SELESAI :)


       

Komentar